Seberapa Penting Sikap Berpikir Kritis?

Lawan dari berpikir kritis adalah berpikir praktis. Berpikir praktis adalah dimana kita praktis menyimpulkan dan menerima informasi, praktis menyimpulkan persoalan yang kita alami, praktis menyimpulkan argumen, tanpa mengujinya kembali. Tanpa mengujinya, mungkin kita tidak benar-benar memahami persoalan apa yang sebenarnya kita hadapi. Bisa jadi kita salah berpersepsi terhadap kebenaran yang kita simpulkan dengan sikap berpikir praktis. Pada akhirnya kita tidak begitu memahami manfaat atau dampak dari sebuah informasi untuk kita memilah mana yang lebih layak dipercaya. Bisa jadi kita membenarkan sesuatu yang dapaknya tidak sesuai dengan diri kita.

Sedangkan berpikir kritis adalah sikap dimana kita berani dan mau menggunakan nalar kita untuk menimbang atau menguji kembali argumen yang kita dapat. Sadar bahwa ada pemikiran-pemikiran/kebenaran-kebenaran yang lebih berkembang diluar sana. sehingga kita lebih bisa menimbang manfaat dan kekurangan sebuah argumen/informasi, sehingga kita dapat memutuskan mana yang layak untuk kita percaya. Kita dapat menghindar dari sesuatu yang tidak sesuai dengan diri kita.

Lalu apa yang dapat memicunya sikap kritis?

Sikap kritis cerendung lahir dengan alami. Sikap kritis muncul ketika kita semakin meragukan banyak hal. Dengan keraguan-keraguan yang kita alami, secara tidak langsung kita mengkritisi sebuah argumen/informasi yang kita dapat. Justru keraguan-keraguan tersebut terjadi karena kita mempunyai referensi yang luas atau bacaan variatif tentang pembenaran, sehingga kita menyadari bahwa masih banyak pembenaran yang lebih berkembang diluar sana. Keraguan tersebut juga bisa terjadi karena kita mempunyai pengalaman yang luas terhadap pemahaman bentuk logika-logika yang canggih diluar sana. Sehingga kita meragukan sesuatu dengan argumen/informasi yang dangkal. Seperti itulah sikap kritis lahir.

Untuk itu kita sekarang tahu seberapa pentingnya sikap kritis kita miliki agar kita dapat menguji argumen/informasi yang kita dapat. Sehingga kita dapat lebih jeli memilah mana pembenaran yang cocok untuk kita.

Sekian dan terima kasih. Boleh setuju boleh tidak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fenomena Memudarnya Komunitas

Seberapa Penting Visual Dalam Membantu Menambah Nilai Pada Brand Anda

Kekuatan Metafora Visual Untuk Membangun Persepsi Audience.