Terdengar sebuah obrolan anak-anak kreatif di kedai kopi hits. "Jo gue mau buat video barista bikin kopi nih, pasti seru. Dan kayaknya bagus banget kalo kita buat video grading-nya seperti videonya Ferry Irwandi deh, Eh tapi lensa gue ga bisa sih ngambil dengan depth of field sesempit itu, kayaknya harus beli lensa lagi deh gue". Saya rasa dari pembicaraan itu ga ada yang salah, mereka memikirkan bagaimana menciptakan video yang mewah dan mengikuti trend. Baiklah, saya masih menunggu pembahasan esensi utama tujuan mereka membuat video. Tapi sayangnya, saya terlalu banyak mendengar pembicaraan mereka soal teknis-teknis pembuatan, seperti grading, peralatan yang cangih, pengambilan gambar yang estetik, editing, art, lighting, talent dan sebagainya. Jadi, apa tujuan utama pembuatan video dengan judul "Barista Membuat Kopi"? Kenapa mereka harus membuat video "Barista Membuat Kopi"? Bukankah esensi itu yang seharusnya dibahas terlebih dahulu? Saya jadi teringat...