Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Seberapa Penting Sikap Berpikir Kritis?

Lawan dari berpikir kritis adalah berpikir praktis. Berpikir praktis adalah dimana kita praktis menyimpulkan dan menerima informasi, praktis menyimpulkan persoalan yang kita alami, praktis menyimpulkan argumen, tanpa mengujinya kembali. Tanpa mengujinya, mungkin kita tidak benar-benar memahami persoalan apa yang sebenarnya kita hadapi. Bisa jadi kita salah berpersepsi terhadap kebenaran yang kita simpulkan dengan sikap berpikir praktis. Pada akhirnya kita tidak begitu memahami manfaat atau dampak dari sebuah informasi untuk kita memilah mana yang lebih layak dipercaya. Bisa jadi kita membenarkan sesuatu yang dapaknya tidak sesuai dengan diri kita. Sedangkan berpikir kritis adalah sikap dimana kita berani dan mau menggunakan nalar kita untuk menimbang atau menguji kembali argumen yang kita dapat. Sadar bahwa ada pemikiran-pemikiran/kebenaran-kebenaran yang lebih berkembang diluar sana. sehingga kita lebih bisa menimbang manfaat dan kekurangan sebuah argumen/informasi, sehingga kita dapa...

Inflasi Ide Baru Membuat Semakin Mahalnya Perhatian Masyarakat

Digital memudahkan kita untuk dapat muncul di meda digital dan dilihat lebih banyak penggunanya. Ide/gagasan comersil apapun yang kita buat, tawaran teknologi digital, bisnis, komunitas, lembaga, event, bisa kita buat lalu kita posting dan memperkenalkan kapanpun di sosial media, bahkan sangat mudah dan murah untuk beriklan agar mendapatkan lebih banyak lagi jangkauan. Meskipun mungkin kita tidak pernah menyadari apakah ide/gagasan yang kita tawarkan benar-benar berguna untuk orang? Dan kita tidak sadar, ternyata banyak juga orang lain diluar sanaa yang sama seperti kita menawarkan ide/gagasan. Pada akhirnya terlalu banyak ide/gagasan baru yang muncul dan memenuhi beranda penguna lain, terlalu banyak tawaran-tawaran ide/gagasan baru yang meresahkan pengguna lain. Terlalu banyak hal-hal yang berulang, sehingga pada akhirnya mereka jenuh dengan suguhan yang meresahkan dan berulang. Tanpa sadar, mereka mulai selektif mengunakan perhatian kita untuk setiap hal-hal yang baru bermunculan. Me...

Menciptakan Produk yang Sesuai Dengan Identitas Brand? (Case Aqua Splash of Fruit)

 Masih ingat kan Aqua Splash of Fruit? Air mineral yang mempunyai rasa. Produk yang sangat unik dan rasanya lumayan enak. Tapi sayangnya produk itu sudah tidak dijual lagi. Banyak sumber yang mengklaim bahwa Aqua mengeluarkan "produk gagal". Lalu kenapa bisa gagal? Secara Aqua adalah brand yang sangat besar, semua orang pasti tau Aqua. Aqua juga memiliki distribusi produk yang sangat kuat, sangat mudah bagi Aqua untuk mendistribusikan produknya, bahkan di warung-warung kecil. Komunikasi iklan dimana-mana, TVC, billboard, spanduk tiap warung-warung kecil semua bisa Aqua lakukan. Aqua memiliki semua kekuatan untuk mendapatkan konsumen masyarakat kelas manapun. Lalu kenapa produk Aqua Splash of Fruit bisa gagal? Apakah rasanya kurang ok? Apakah kurang menaruh added value pada produknya? Ok, sebelum membahas kenapa bisa gagal, coba kita ingat kembali tentang identitas brand Aqua. Kalo kalian mengingat Aqua, apa yang ada pada bayangan teman-teman? Siapa itu Aqua? Iya, Aqua adalah ...