Muncul dan hilangnya sebuah komunitas adalah fenomena yang sangat familiar. Pada dasarnya kami (sebagai komunitas kajian pendidikan) sangat menyadari bahwa lembaga-lembaga kajian pendidikan terkuat hingga kini adalah sekolah dan pesantren. Komunitas-komunitas hanya berada di sisinya untuk mendampingi atau bahkan untuk memberontak. Komunitas hanyalah sebagai pembantu dibelakangnya, dan menjadi lembaga alternatif yang variatif. Umur komunitas cend erung pendek, kebanyakan hanya mempunyai satu generasi. Lagi pula sepenuhnya kami tidak mengharapkan regenerasi. Kami hanya mengharapkan apa yg telah kami lakukan berdampak besar pada generasi baru dan dari mereka terinspirasi untuk membuat lagi model yang sama tetapi model yang lebih baik atau bahkan lebih memberontak. Dalam berkomunitas kami hanya berusaha menjalankan kewajiban kami yaitu berkontribusi bagi perubahan. Memang tidak banyak, namun inilah usaha terbaik yang bisa kami lakukan. "Mungkin" saja sebuah komunitas akan m...
Jika Anda sudah menguasai dasar-dasar dalam membangun nilai brand, Anda pasti tahu bahwa branding adalah hal yang cukup rumit. Banyak hal yang harus diutamakan untuk memberi nilai pada core brand seperti service, kualitas produk, kepuasan konsumen, visi misi perusahaan dan sebagainya. Bahkan tidak cukup waktu dan energi untuk memikirkan visual seperti logo, tampilan situs website, flyer dan sebagainya. Visual memang bukanlah awal atau akhir dalam membangun sebuah brand. Tapi apakah itu artinya visual itu tidak begitu penting dalam usaha membangun sebuah brand? Lalu, seberapa pentingkah visual dalam membantu menambah nilai pada brand Anda? Terdapat pepatah mengatakan "Don't judge by cover", saya setuju dengan pepatah tersebut, jangan cepat menilai sesuatu hanya dengan melihat visual cover, tetapi diera cepat ini seberapa banyak orang yang memiliki waktu luang untuk membaca isi bukunya terlebih dahulu agar dapat memiliki persepsi nilai-nilai pada isi buku tersebut, sedangka...
Salah satu tujuan dalam membuat video komersial adalah untuk menciptakan sebuah persepsi audiece terhadap produk ataupun brand Anda. Namun dengan menggunakan komunikasi yang membosankan dan terlalu banyak pesan yang disampaikan, maka video komersial Anda akan cepat dilupakan ataupun dilewati. Terlebih, saat ini kita hidup di dunia digital yang sangat ricuh dengan banyak sekali konten-konten yang bermunculan. Tentu Anda harus memikirkan lebih keras lagi bagaimana cara mendapatkan perhatian dan kesadaran audience terhadap video komersial Anda. Video komersial mempunyai batasan waktu, sehingga Anda tidak bisa memberi informasi yang sangat kompleks, terlebih audience cenderung ingin instan dalam memahami pesan apa yang Anda sampaikan. Untuk itu, komunikasi metafora visual adalah solusinya. Metafora adalah gaya bahasa perumpamaan, yang dapat membantu kita memahami makna pesan yang kompleks menjadi lebih sederhana, dengan cara memancing imajinasi audience dengan komunikasi pesan alternatif y...
Komentar
Posting Komentar